Shalat Sunnah Di Rumah
Pelaksanaan shalat sunnah lebih utama dilakukan di dalam rumah kecuali shalat sunnah yang memang diperintahkan untuk dilaksanakan di mesjid, lapangan dan atau secara berjama’ah seperti shalat Tahiyyatul Masjid, shalat Khusuf, shalat Ied dan lain-lain.
# Dari Zaid bin Tsabit radhiallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:
“Shalatnya seseorang di rumahnya adalah lebih baik daripada shalatnya di masjidku ini kecuali shalat fardhu” (HR. Abu Dawud, Shahih Sunan Abi Dawud)
# Dari Zaid bin Tsabit radhiallahu anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:
“Shalatlah wahai manusia di dalam rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya shalat yang paling utama adalah di rumah kecuali shalat fardhu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
# Dari Aisyah radhiallahu anha, ia berkata:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melaksanakan shalat di rumahku empat raka’at sebelum Dzuhur, kemudian beliau keluar (masjid) lalu shalat bersama orang-orang, kemudian beliau masuk kembali ke rumahku, kemudian melaksanakan shalat dua raka’at. Dan beliau shalat Maghrib bersama orang-orang kemudian masuk ke rumah lalu shalat dua raka’at dan beliau melaksanakan shalat Isya berjama’ah, kemudian masuk ke rumahku lalu shalat dua raka’at.” (HR Muslim)
# Dari Hafshah radhiallahu anha, ia berkata:
“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila muadzin telah selesai melakukan adzan untuk shalat Shubuh, beliau shalat dua raka’at yang ringan sebelum iqamah.” (HR Bukhari dan Muslim)






0 komentar:
Post a Comment
Tinggalkan pesan,saran dan kritik terhadap blog saya ini. Semoga bisa bermanfaat...aamiin..