Assalamu'alaikum

Post views: counter

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, November 30, 2017

CARA ISTRI MENUNJUKKAN KASIH SAYANG KE SUAMI

CARA ISTRI MENUNJUKKAN KASIH SAYANG KE SUAMI

Jika seorang wanita telah terikat dalam tali pernikahan, tentunya harus menunjukkan sifat dan sikapnya dalam menyayangi suaminya. Seorang istri juga perlu menunjukkan keperduliannya kepada suaminya. Tapi kebanyakan seorang istri cenderung tidak memperlihatkan kasih sayang dan cinta nya kepada suaminya. Berbeda di saat sedang pacaran dulu, selalu memperlihatkan kasih sayang dan cinta nya kepada pacarnya dahulu sebelum menjadi suaminya.
    Jika anda mau memperlihatkan rasa cinta dan sayang anda kepada suami anda, suami anda akan merasa di cintai dan di perdulikan oleh istrinya.  Ini juga penting, di saat anda sudah memilki seorang anak, pasti rasa sayang dan keperdulian anda kepada suami anda akan berkurang.  Jika anda tidak ingin melihat suami anda sedih, anda harus selalu memperlihatkan bahwa anda selalu sayang dan cinta kepada suami anda.
•    Luangkan waktu sejenak untuk berdua.
    Anda perlu meluangkan waktu untuk berdua saja dengan suami anda.  Meskipun anda     sibuk dengan urusan anak, tapi jangan pernah melalaikan waktu sejenak untuk bisa berdua dengan suami anda. Agar suami anda nyaman akan kondisi dalam rumah meskipun sudah mempunyai anak dan sibuk dalam urusan rumah tangga. Tetapi istri selalu mau meluangkan waktunya untuk bisa berdua dengan suami.
•    Selalu mengatakan I LOVE YOU dengan sesering mungkin
    Sesering mungkinlah mengucapkan kata I LOVE U kepada suami mu. Karena itu bisa membuat suami merasa selalu di cintai oleh sang istri. Kata-kata ini juga bisa membuat hubungan anda semakin erat dan tidak mudah goyah di terjang angin yang akan menerjang rumah tangga anda. Dengan anda selalu mengucapkan kata I love u kepada suami anda, tidak akan pernah bisa melupakan atau menghilangkan kenangan-kenangan yang dahulu.
•    Masakkanlah makanan kesukaan suami
    Masaklah makanan kesuakaan suamimu.

Karena dengan istri yang pintar masak, akan membuat suami semakin sayang dan cinta, tapi jika anda tidak bisa masak, apa salahnya jika anda belajar memasak masakan kesukaan suami anda. Karena itu akan membuat suami anda kagum dan semakin sayang kepada anda. Karena anda telah mau belajar memasak makanan kesukaannya. Seorang suami pasti akan senang jika istrinya bisa memasak, apalagi kalau bisa memasak makanan kesukaannya.
•    Berilah kepercayaan untuk  suami
    Jangan terlalu mengekang suami anda.
Meskipun anda seorang yang egois, tapi jangan membuat suami anda merasa  dirinya terkekang oleh anda. Berilah leluasa untuk suami anda, jika itu tidak membuat rumah tangga anda hancur. Berikanlah selalu rasa kepercayaan anda kepada suami anda. Justru dengan kepercayaan anda, suami anda akan merasa nyaman bersama anda.
•    Beriaslah untuk suami .
Mungkin kebanyakan dari seorang istri ialah berias di saat mau pergi saja, tapi jika dirumah tidak mau berias buat suami. Jagalah selalu penampilan anda di dalam rumah untuk suami anda. Karena itu sangat penting, karena itu itu bisa membuat suami anda terpukau dan selalu melihat istrinya dengan tampilan yang cantik. Karena suami akan merasa betah dan nyaman bila di rumah dengan melihat istrinya yang berpenampilan menarik dan selalu cantik serta wangi buat suaminya.


Sunday, November 19, 2017

TENTANG REZEKI

RENUNGAN :

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.
Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi....
Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar...
Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.
Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.
Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.
Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya...
Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam...
Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta,
Rezeki adalah seluruh rahmat Allah SWT

Adapun 8 JENIS REZEKI DARI ALLAH SWT
1.REZEKI YANG TELAH DIJAMIN.
‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).

2. REZEKI KARENA USAHA.
‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).

3. REZEKI KARENA BERSYUKUR.
‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).

4. REZEKI TAK TERDUGA.
‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).

5. REZEKI KARENA ISTIGHFAR.
‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

6. REZEKI KARENA MENIKAH.
‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).

7. REZKI  KARENA ANAK.
‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).

8. REZEKI KARENA SEDEKAH
‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

SEMOGA BERMANFAAT...........

Saturday, November 18, 2017

Bolehkah Aqiqah sebelum berqurban?

Aqiqah Dulu Sebelum Qurban?

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Salah satu pertanyaan yang sering masuk ke redaksi konsultasi syariah adalah bolehkah berqurban sebelum aqiqah?  Redaksi pertanyaan ini ambigu. Ada 2 kemungkinan makna,
[1] Bolehkah berqurban, sementara dia belum mengaqiqahi anaknya yang baru saja lahir?
[2] Bolehkah  berqurban, sementara dulu waktu kecil belum diaqiqahi orang tua?

Untuk pertanyaan pertama, pernah dibahas dalam artikel: Kurban Atau Akikah Dulu?
Yang kesimpulannya bahwa itu diperbolehkan. Kembali melihat mana yang waktunya datang lebih awal. Jika waktu qurban lebih awal, maka dia bisa qurban terlebih dahulu. Dan sebaliknya.
Selanjutnya, bagaimana dengan status orang yang berqurban, sementara dulu waktu kecil belum diaqiqahi orang tuanya?
Diantara yang sempat membuat resah masyarakat, munculya pemahaman yang tersebar di tengah mereka bahwa berqurban sebelum aqiqah, status qurbannya tidak sah. Allahu a’lam, sungguh kami tidak pernah tahu, dari mana pemahaman ini berasal.
Berikut beberapa catatan untuk menjawab hukum berqurban, bagi mereka yang belum diaqiqahi orang tuanya?

Pertama, bahwa berqurban dan aqiqah adalah dua kewajiban yang berbeda. Dan keduanya tidak memiliki hubungan sebab akibat. Dalam arti, aqiqah bukan syarat sah qurban, dan demikian pula sebaliknya.
Tidak sebagaimana shalat dan wudhu. Keduanya ibadah yang terpisah, namun wudhu menjadi syarat sah shalat. Dalilnya, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ
“Tidak ada shalat kecuali dengan thoharoh. (HR. Muslim 224)
Untuk menyebut amal A merupakan syarat amal B, semua butuh dalil. Sementara kami tidak mengetahui adanya dalil bahwa aqiqah adalah syarat sah qurban.

Kedua, bahwa aqiqah dan berqurban, yang bertanggung jawab berbeda. Aqiqah merupakan tanggung jawab ayah (orang tua) untuk anaknya. sementara qurban, tanggung jawab mereka yang hendak berqurban.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Karena itu, ketika si A belum diaqiqahi ayahnya, kemudian di tahun ini si A hendak berqurban, maka dia tidak bertanggung jawab untuk aqiqah terlebih dahulu, sebelum berqurban. Karena aqiqah, tanggung jawab ayahnya, dan bukan tanggung jawab si A. Sementara yang menjadi tanggung jawab si A adalah ibadah qurban yang akan dia laksanakan.
Al-Khallal meriwayatkan dari Ismail bin Said as-Syalinji, beliau mengatakan,
سألت أحمد عن الرجل يخبره والده أنه لم يعق عنه ، هل يعق عن نفسه ؟ قال : ذلك على الأب
Saya bertanya kepada Imam Ahmad tentang seseorang yang diberi-tahu orang tuanya, bahwa dirinya belum diaqiqahi. Bolehkah orang ini mengaqiqahi dirinya sendiri? Kata Ahmad, “Itu tanggung jawab ayahnya.” (Tuhfatul Maudud, hlm. 58).
Ketiga, sebagian ulama berpendapat bahwa orang yang waktu kecilnya belum diaqiqahi, kemudian ketika dewasa dia hendak berqurban, maka sembelihan qurban yang dia lakukan, sudah mewakili aqiqah untuk dirinya.
Al-Khallal menyebutkan riwayat keterangan dari Imam Ahmad,
ذكر أبو عبد الله أن بعضهم قال فإن ضحى أجزأ عن العقيقة
Imam Ahmad menyebutkan bahwa sebagian ulama mengatakan, “Jika ada orang yang berqurban, maka sudah bisa mewakili aqiqah.”
وأخبرنا عصمة بن عصام حدثنا حنبل أن أبا عبد الله قال : أرجو أن تجزىء الأضحية عن العقيقة إن شاء الله تعالى لمن لم يعق
Kami mendapatkan berita dari Ishmah binn Isham, dari Hambal (keponakan Imam Ahmad), bahwa Imam Ahmad pernah mengatakan, “Saya berharap, semoga qurban bisa mewakili aqiqah, insyaaAllah, bagi orang yang belum diaqiqahi.” (Tuhfatul Maudud, hlm. 58)
Dari penjelasan di atas, tidak jadi masalah ketika orang yang belum diaqiqahi sewaktu kecil, boleh melakukan qurban. Karena aqiqah bukan syarat sah qurban.
Demikian.. Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!
KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Saturday, November 11, 2017

Amalan Pagi Agar Seharian Banjir Rezeki

Amalan Pagi Agar Seharian Banjir Rezeki
OLEH WIWIK SETIAWATI
RABU, 08 NOVEMBER 2017
Bagikan :

Pagi merupakan waktu untuk mengawali hari. Ada yang memulainya dengan olahraga, mandi lalu menyantap makanan bergizi, mempersiapkan diri bekerja menjemput rezeki, dan ada pula yang menghabiskannya dengan menonton tayangan televisi.
Apapun yang dilakukan pada pagi hari, biasanya berpengaruh terhadap kondisi dan situasi diri. Termasuk, dapat mempengaruhi sedikit banyaknya rezeki yang akan datang menghampiri. Banyak amalan pagi yang sebenarnya bisa membuat seharian banjir rezeki.
Sayangnya, pagi sering terlewat begitu saja  tanpa amalan-amalan ini. Biasanya ini terjadi karena orang sibuk dengan pekerjaan duniawi. Padahal, tanpa disadari amalan ini justru membuat derasnya aliran rezeki. Apa saja amalan tersebut? Berikut ulasannya.

1. Bertaubat
Mungkin ini menjadi salah satu amalan yang dianggap aneh bagi sebagian orang. Bagaimana mungkin bertaubat bisa membuat rezeki lancar? Ternyata hal itu mungkin saja, pasalnya orang yang jauh dari rezeki disebabkan karena dosa yang dilakukannya. Nabi Muhammad SAW dalam hadist riwayat Ahmad yang artinya:
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seseorang terjauh dari rezeki disebabkan oleh perbuatan dosanya.” (HR Ahmad).
Sudah jelas bukan? Jika dosa menjadi penghambat, maka taubat menjadi cara untuk memperlancar. Maka jangan lewatkan pagi tanpa membaca istigfar kepada Allah SWT. Bisa dilakukan setelah shalat Subuh, atau sepanjang anda melakukan aktivitas pada pagi hari.
“Barang siapa yang memperbanyak dari istighfar, Allah menjadikan dari tiap-tiap kesusahan ada kelonggaran/kemudahan, dan dari tiap-tiap kesempitan ada jalan keluar, dan memberikan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka”. ( HR Ahmad )

2. Sedekah
Amalan pagi untuk memperlancar rezeki juga bisa dilakukan dengan cara bersedekah. Banyak kesempatan kita untuk memberi saat pagi hari. Bisa jadi, kita bertemu dengan pengamen yang tiba-tiba bernyanyi di tengah lampu merah, anak kecil yang tiba-tiba datang mengelap kaca mobil, atau pengemis yang paginya sudah berada di pinggiran jalan dan mengharapkan belas kasihan.
Jangan langsung bete karena kehadiran mereka ya. Karena mungkin saja, Allah SWT mengirimkan mereka yang berkekurangan untuk mengajarkan kita bagaimana cara berbagi. Dan bukan tanpa balasan, Allah sudah menjanjikan mengganti apa yang kita beri. 
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. QS: Saba [34] : 39

3. Mengawali Aktivitas dengan Salat Dhuha
Amalan pagi agar kebanjiran rezeki seharian adalah menjalankan shalat Duha. Susah? Memang, terlebih jika dalam kondisi bekerja yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, shalat duha tidak membutuhkan waktu hingga berjam-jam. Tapi hanya perlu 5-10 menit sehari saat pagi menjelang matahari meninggi.
Bagi orang yang mencari pekerjaan, luangkanlah waktu anda untuk mengawali aktivitas anda dengan shalat dhuha sebelum berangkat mencari pekerjaan, dan agendakan diri anda untuk senantiasa melakukan shalat dhuha setipa pagi, karena itu merupakan aplikasi rasa syukur kita kepada Allah.

Dan bagi orang yang sudah bekerja dan menuntut anda untuk berada di tempat kerja sebelum waktu dhuha, hendaklah anda anda meluangkan sedikit waktu untuk melakukan shalat dhuha.  Karena Allah sudah menjanjikan anda dengan rizki yang selalu cukup dan berkah untuk anda.
Sesungguhnya Allah berfirman: “Wahai ‎anak adam, laksanakan untukKu 4 rakaat di awal siang, Aku akan cukupi ‎dirimu dengan shalat itu di akhir harimu.” (HR. Ahmad 17390, dan dishahihkan al-Albani dalam Shahih Targhib wat Tarhib 666 dan Syuaib al-Arnauth).‎
Niatkanlah dalam diri jika salat ini dilakukan hanya untuk mendapatkan keridhaan Allah.

4. Bersyukur
Bersyukur adalah cara menambahkan lebih. Dengan bersyukur maka orang akan selalu merasa cukup. Lihatlah bagaimana bahagianya mereka yang hanya berpenghasilan Rp.20 ribu sehari karena terus bersyukur. Atau orang yang sibuk kesana-sini dengan uang segoni tetapi tidak pernah merasa lebih.
Artinya : sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikamt tersebut, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (QS. Ibrahim; 7 ).

Tidak sulit bukan jika pada pagi hari mengucapkan Alhamdulillah atas semua rezeki yang diterima? Paling tidak, berterimakasihlah karena masih menghirup udara pagi ini.